PERBEDAN PERMODELAN 2 D DAN 3D


Pada artikel kali ini saya membahas mengenai perbedaan permodelan grafik dari 2d dengan 3d. Seblelum kita membahas lebih jauh, ada hal yang harus kita ketahui tentang permodelan itu sendiri, dari sumber yang saya kutip ada dua macam asumsi tentang permodelan yang saya angkat kini, yaitu:

Permodelan adalah membentuk suatu benda - benda atau objek. Membuat dan mendesain objek tersebut sehingga terlihat seperti hidup. Sesuai dengan objek dan basisnya, proses ini secara keseluruhan dikerjakan di komputer. Melalui konsep dan proses desain, keseluruhan objek biasa diperhatikan secara 3 dimensi,sehingga banyak yang menyebut hasil ini sebagai permodelan 3 dimensi (3D modelling)(Nalwan,1998).

Permodelan 3D adalah bentuk objek yang mengarahkan pada photo realistic dan animasi adalah salah satuproduk akhir grafika modern yang banyak digunakan dalam berbagai kehidupan(Prayudi,2001).

Setelah membahas tentang permodelan sekarang kita membahas tentang 2 dan 3 d.

• 2 dimensi atau biasa disingkat 2D atau bidang, adalah bentuk dari benda yang memiliki panjang dan lebar. Istilah ini biasanya digunakan dalam bidang seni, animasi, komputer dan matematika.

• 3 dimensi atau biasa disingkat 3D atau disebut ruang, adalah bentuk dari benda yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. Istilah ini biasanya digunakan dalam bidang seni, animasi, komputer dan matematika.

Berbicara tentang 2 dan 3 dimensi tidak lepas dari kemajuan teknologi yang semakin pesat dimulai dari 2 dimensi kemudian mulai bermunculan gambar maupun animasi dan sebagainya dengan mendukung 3 dimensi , hal ini merupakan sesuatu yang sangat baik karena dapat kita lihat sepreti nyata. Bukan hanya dari satu arah melainkan dari berbagai arah, bisa dikatakan hal ini merupakan perbedaan dasar dari 2 dan 3 d. Namun bila dibandingkan dengan obyek yang dihasilkan oleh 2 dimensi hasilnya akan terbatas. Khususnya untuk rekayasa grafika permodelan jauh lebih baik jika mengunakan 3dimensi. 2 dan 3 dimensi memang sangat jauh perbedaannya. Gambar , video, game dan permodelan lain akan jauh lebih hidup jika mengunakan 3 dimensi ketimbang 2 dimensi yang kesannya seadanya. Akan tetapi proses 3dimensi tidak akan berjalan tanta didahului dari proses 2dimensi.

Tetapi saya berasumsi bahwa permodelan itu adalah suatu upaya yang dilakukan di komputer mengunakan berbagai grafik baik 2 ataupun 3 dimensi oleh perancangnya untuk menghasilkan bentuk yang diinginkannya, sehingga dalam proses pembuatannya nanti hasilnya akan jauh lebih efektif ketimbang tidak mengunakan permodelan. Rekayasa terhadap objek 2d dan 3d secara komputasi langsung, mungkin memang rumit karena harus melibatkan berbagai bentuk algoritma untuk modeling, proses penampilan pada layar, manipulasi warna dan cahaya.

Akan tetapi itu semua harus didukung dengan aplikasi dan perangkat keras yang baik untuk menopangnya. bayangkan saja jipa pada 2 dimensi dapat dengan hardware(perangkat keras) yang spesifikasinya rendah akan tetapi pada 3 dimensi harus dengan spesifikasi tinggi, apalagi jika mengacu pada pembuatan animasi dan video 3 dimensi ataupun juga game. Misalkan saja kita ambil contoh VGA, dahulunya VGA hanya mampu menampilkan 16 bit dapat membuat suatu permodelan 2 dimensi yang tampilannya berupa vektor atau sebagainya akan tetapi pada 3 dimensi itu semua jauh dari syarat karena untuk pembuatan permodelan 3 misalkan saja video ataupun games adalah 1 gigabyte untuk menghasilkan hasil yang baik. Dan bila dibandingkan sekarang pembuatan PC makin menggila itu semua untuk mendukung proses dari semua yang berbau 3Dimensi yang sangat digemari sekarang, mungkin pada tahun - tahun nanti 4Dimensi menjadi hal yang biasa untuk mendukung permodelan tentunya dengan segala fasilitas yang mendukungnya. Karena hasil suatu permodelan yang baik memerlukan hardware software dan brainware yang baik agar dapat menghasilkan yang baik pula.

Dan berikut ini adalah poin - poin dari proses permodelan 3dimensi membutuhkan perancangan yang dibagi dengan beberapa tahapan untuk pembentukannya, yaitu:

• Motion capture/Model 2D yaiut langkah awal untuk menentukan bentuk model objek yang akan dibagun dalam bentuk 3D.

• Dasar metode modelling 3d ada beberapa metode yang digunakan untuk permodelan 3d. ada jenis metode permodelan objek yang disesuaikan dengan kebutuhannya seperti dengan nurbs dan poligon atautpun subdivision.

• Proses rendering proses akhir dari keseluruhan proses permodelan ataupun animasi komputer. dalam rendering,senua data yang sudah dimasukan dalam proses. Bagian rendering yang sering digunakan Field resending, untuk mengurangi strobing effeck yang disebabkan gerakan cepat dati sebuah objek dalam rendering video. Dan shader adalah sebuah tambahan yang digunakan dalam 3D software tertentu dalam proses spesial rendering.

• Texturing proses texturing ini untuk menentukan karakteristik sebuah materi objek dari segi tekstur.

• Image dan display merupakan hasil akhir dari keseluruhan proses dan permodelan

Desain permodelan grafik sangat berkaitan dengan grafik komputer. Berikut adalah kegiatan yang berkaitan dengan grafik komputer:

• Pemodelan geometris : menciptakan model matematika dari objek-objek 2D dan 3D.

• Rendering : memproduksi citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk.

• Animasi : Menetapkan/menampilkan kembali tingkah laku/behaviour objek bergantung waktu.

• Graphics Library/package (contoh : OpenGL) adalah perantara aplikasi dan display hardware(Graphics System).

• Application program memetakan objek aplikasi ke tampilan/citra dengan memanggil graphics library.

• Hasil dari interaksi user menghasilkan/modifikasi citra.

• Citra merupakan hasil akhir dari sintesa, disain, manufaktur, visualisasi dll.

Pemodelan Geometris Transformasi dari suatu konsep (atau suatu benda nyata) ke suatu model geometris yang bisa ditampilkan pada suatu komputer :

• Shape/bentuk Posisi

• Orientasi (cara pandang)

• Surface Properties/Ciri-ciri Permukaan (warna, tekstur)

• Volumetric Properties/Ciri-ciri volumetric (ketebalan/pejal, penyebaran cahaya)

• Lights/cahaya (tingkat terang, jenis warna)

• Dan lain-lain …

Pemodelan Geometris yang lebih rumit :

• Jala-jala segi banyak: suatu koleksi yang besar dari segi bersudut banyak, dihubungkan satu sama lain.

• Bentuk permukaan bebas: menggunakan fungsi polynomial tingkat rendah.

• CSG: membangun suatu bentuk dengan menerapkan operasi boolean pada bentuk yang primitif.

Selanjutnya pembahasan tentang hardware :

MM Hardware Display Grafik : Vektor

• Vetor (calligraphic, stroke, random-scan)

• Arsitektur Vektor

Hardware Display Grafik : Raster

• Raster (TV, bitmap, pixmap), digunakan dalam layar dan laser printer

• Arsitektur Raster

Baiklah penjelasan mengenai perbedaan 2D dan 3D selesai sampai disini, dan semoga berguna bagi para pembaca sekalian. terima kasih .....dan saya sangat menghaarapkan kritik dan saran guna mengemabangkan lagi penjelasan yang singkat ini.

sumber :

http:/journal.uii.ac.id/index.php/media-informatika/article/viewFilr/13/12.

http://srini.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/4140/3+Grafik+Komp-Konsep+Dasar.pdf

http://id.wikipedia.org/wiki/3_dimensi

http://id.wikipedia.org/wiki/2_dimensi

0 komentar:

Posting Komentar